Kamis, 28 Oktober 2010

BELATI

pada siapa kan kutitipkan cinta tak berwajah ini
dengan siapa kan kuletakkan mahkota putik yang rapuh ini
adakah kau di sana daun-daun gugur temaniku melukis sajak kematian
atau adakah kau di sana sosok sang mutilasi bantuku tancapkan belati tajam ke jantungku biar aku tak rasakan kepedihan

pisau telah kuasah untukmu
irislah tubuhku yang terkulai pasrah
lahaplah jantungku yang beraroma coto lalu kau rebus dengan bumbu yang telah diraciknya untukku
santaplah hatiku yang penuh luka
luka tak tersembuhkan rayuan gombal dan janji belaka
Tuhan cintaku padamu tergantikan olehnya
kuburlah jiwanya dalam tangisan air mata
bingkailah dosaku karena cinta kotor ini lalu kau cabutlah nyawaku agar tak kutemui lagi dirinya
damaikan jiwaku dengan nafas baruku

Gowa, 03 Maret 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar